Seteru: Ketika Beda Jadi Masalah (2017)

Seteru: Ketika Beda Jadi Masalah (2017)

Seteru: Ketika Beda Jadi Masalah (2017), SETERU ialah satu film drama paling baru Indonesia 2017. Film Seteru (2017) ini akan menceritakan mengenai konflik pada, SMA Kesatuan Bangsa dengan SMA Budi Pekerti di kota Yogyakarta. Yang manakah saat bertahun-tahun berlangsung tawuran di antara ke-2 SMA itu, sampai mengonsumsi jiwa, yang jadikan dendam antar angkatan. SMA Kesatuan Bangsa untuk beberapa siswanya didominasi oleh keturunan kelas untuk menengah ke atas, serta sedang untuk SMA Budi Pekerti didominasi oleh beberapa siswa pribumi yakni untuk kelas menengah bawah. Film ini adalah arahan dari sutradara film bernama Hanung Bramantyo, berdasar pada naskah skenario narasi yang ditulis oleh Bagus Bramanti. Film ini diproduseri oleh Yudha Permana, Agus M. Amir, Hanung Bramantyo.

Seteru Movie (2017) ini, di produksi oleh Rumah Produksi Film Dapur-MSP, Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan RI. Film ini diskedulkan untuk tampil dibioskop semua Indonesia mulai tanggal 27 April 2017. Film ini akan di bintangi oleh Mathias Muchus bertindak menjadi LetKol Karunia, Alfie Alfandy bertindak menjadi Makbul, Rifqa Amalsyita, Marco, Mahdy Reza, Yusuf Mahadika bertindak menjadi Ridwan, serta Bio One bertindak menjadi Martin Tan.

Sinopsis Film Seteru (2017)

Film ini akan bercerita mengenai konflik pada, SMA Kesatuan Bangsa dengan SMA Budi Pekerti di kota Yogyakarta. Yang manakah saat bertahun-tahun berlangsung tawuran di antara ke-2 SMA itu, sampai mengonsumsi jiwa, yang jadikan dendam antar angkatan. SMA Kesatuan Bangsa untuk beberapa siswanya didominasi oleh keturunan kelas untuk menengah ke atas, serta sedang untuk SMA Budi Pekerti didominasi oleh beberapa siswa pribumi yakni untuk kelas menengah bawah.

Ke-2 pimpinan dari sekolahan itu sudah setuju, yakni menyerahkan pentolan penggerak tawuran untuk semasing sekolahan, agar dibina serta dididik oleh Letnan Kolonel Karunia (dimainkan Mathias Muchus), yakni menjadi Komandan Kodim yang bekerja menaungi ke-2 sekolah itu. Letkol Karunia lalu memberi pekerjaan pembinaan anak-anak itu pada Letnan Satu Makbul (dimainkan Alfie Alfandy), yakni seseorang perwira yang diketahui keras pada anak buahnya. Siswa-siswa itu, yakni di pimpin oleh Martin Tan (dimainkan Bio One) dan Ridwan (dimainkan Yusuf Mahardika), mereka dimasukkan ke Batalyon Inftantri no 403 Wirasada Pratista Kentungan, di kota Yogyakarta.

Serta Tempaan pembinaan itu, bisa melelehkan ketidaksamaan dan permusuhan diantara ke-2 nya, bahkan juga mereka ingin menyatu jadi untuk grup olah raga futsal yang begitu berprestasi. Namun itu semuanya tidak gampang, karena masih tetap ada dari rekan-rekan mereka sendiri yang masih tetap pelihara dendam. Bahkan juga, pada saat mereka siap-siap untuk mencapai prestasi, teror dan dendam masih tetap saja membayangi mereka. Mampukah mereka menangani perbedaandan juga dendam yang sudah lama mereka rasakan itu?

Jenis Film Drama
Sutradara Hanung Bramantyo
Penulis Bagus Bramanti
Bintang Film Mathias Muchus, Alfie Alfandy, Rifqa Amalsyita
Produser Yudha Permana, Agus M. Amir, Hanung Bramantyo
Produksi Dapur-MSP, Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan RI
Tanggal Rilis 27 April 2017
Durasi
Negara Indonesia
Bahasa Indonesia